Konser tanpa interaksi, tapi sukses narik lebih dari 70 ribu penonton. Ladies and gentleman, Kanye West! Jadi the only stop di wilayah Southeast Asia, konser Kanye West sukses bikin salfok dari bawa set panggung megah – sampai pendampingnya yang ikut diboyong ke Jakarta, aka Miss Bianca Censori.
Terpaut beda usia sampai 18 tahun, salah satu hal yang bikin Bianca Censori jadi centre of attention adalah cara berpakaiannya. Berani, terbuka, dan kerap menunjukkan lekuk tubuhnya. MinBHI penasaran, apa yang bikin gaya Bianca jadi super nyentrik? Ini dia jawabannya.

- Menganggap tubuh sebagai media seni
Dalam interview bersama Vanity Fair, Bianca Censori percaya kalau tubuh itu merupakan media seni yang nggak perlu ditutupi. Penampilannya yang kerap terbuka merupakan media performance art yang sudah dilakukannya sejak lama.

2. Punya background di dunia arsitek
Sebelum menikah dengan Kanye West, Bianca Censori merupakan lulusan magister arsitek dari University of Melbourne, Australia. Ketertarikannya pada struktur, dan bentuk – yang bikin dia paham akan konteks berbusana, dan diaplikasikan ke dirinya.

3. Terpengaruh eksplorasi fashion Kanye West
Sedikit banyaknya gaya berpakaian Bianca dipengaruhi oleh Kanye West, mereka kerap berbagi inspirasi soal cara styling outfit. Bianca bahkan pernah mengaku kalau mereka sering kolaborasi dalam menentukan penampilannya.

4. Memakai fashion untuk mengeksplorasi isu objektifikasi perempuan
Lewat performance art Bio Pop by Bianca Censori yang tayang di Korea Selatan, di situ Bianca menjelaskan soal perspektifnya, kalau gaya berpakaiannya yang cukup terbuka tidak selalu bermaksud sebagai ekspresi sensualitas; tetapi juga soal objektifikasi.

5. Sangat cinta dengan material baju yang menyerupai kulit
Ciri khas outfit Bianca adalah memakai material transparan, latex, dan bodysuit. Menurutnya, dengan memakai bodysuit dan material serupa, ini bisa menunjukkan lekuk tubuh seorang wanita yang dinilainya sangat indah.
Gaya nyentrik Bianca Censori ternyata bukan sekadar ingin tampil beda. Berdasarkan penjelasannya, ada hubungan antara fashion, arsitektur, seni pertunjukan, dan cara masyarakat memandang tubuh perempuan. Wow, ternyata filosofis sekali ya cewek berusia 31 tahun ini! Kalau kalian, seperti apa gaya berpakaian yang kamu banget?