Pernah ingat orang zaman dulu sering bilang: ‘kalau mau nikah, dipingit dulu demi menghindari masalah’. Ini sepertinya perlu banget dilakukan sama Zendaya dan Robert Pattinson dalam film The Drama. Literally, sebuah drama simpel yang sepertinya sering relate sama pasangan yang hendak menikah. Berikut review MinBHI soal film romantis keluaran A24 ini.
Sinopsis singkat The Drama
Emma (Zendaya) dan Charlie (Robert Pattinson) adalah pasangan sempurna yang sedang menghitung hari menuju pernikahan mereka. Di tengah euforia persiapan, mereka mengundang sahabat yang kebetulan sudah menikah, Rachel dan Mike, untuk hangout santai sambil ngobrol soal pernikahan.
Suasana hangat berubah mencekam ketika mereka memulai sebuah permainan kejujuran: menceritakan hal terburuk yang pernah mereka lakukan saat masih kecil. Tawa berhenti seketika saat Emma, dengan nada datar, mengaku bahwa ia pernah secara mendetail merencanakan sebuah aksi penembakan massal (mass shooting).
Pengakuan ini membuka luka lama yang traumatis untuk Rachel. Ternyata, sebuah insiden penembakan massal di masa lalu telah membuat adik Rachel menderita kelumpuhan permanen. Rachel tergoncang bukan hanya karena masa lalu Emma, tapi karena Emma tampak begitu tenang, seolah-olah rencana jahat itu hanyalah kenakalan bocah biasa.
Rachel yang marah besar memutuskan untuk mundur sebagai Maid of Honor dan meninggalkan Emma. Charlie, yang awalnya mencoba bersikap netral dan menganggap itu hanyalah tindakan pas kecil, mulai terjebak dalam perasaan parno yang dibuatnya sendiri. Ia mulai melihat sisi lain Emma yang selama ini tersembunyi di balik senyum manisnya. Setiap gerak-gerik Emma kini terlihat mencurigakan di mata Charlie, padahal pure itu cuma ilusi Charlie saja.
Here comes The Drama
Fast forward di hari pernikahan Emma dan Charlie, semuanya hadir. Termasuk Misha, perempuan yang sempat dicium Charlie saat ia sedang galau perihal Emma ketika dirinya menceritakan soal masa lalunya. Emma, yang juga masih trauma karena masa lalunya dibongkar saat momen ngobrol santai tersebut, seperti belum bisa move on akan kejadian tersebut even di hari pernikahannya. Makanya dia jadi lebih alerted. Secara nggak sengaja, dia memergoki Rachel dan Misha berbincang, yang ia kira merupakan misi Rachel untuk memberi tahu Misha perihal mass shooting (padahal tidak).
Karena kecurigaan tersebut, Emma bilang ke Charlie, yang ternyata bikin Charlie juga panik karena ia mengira dia lah yang memberi tahu Misha. Akhirnya Emma memanggil Misha, di situ lah semua terbongkar. Misha minta maaf soal Charlie yang menciumnya, di satu sisi Misha juga kaget kalau ternyata Emma memiliki masa lalu seperti itu. So dramatic.
In the end, Emma memutuskan untuk meninggalkan tempat pernikahan.
Momen kembalinya Emma dan Charlie
Sebelum hari H pernikahan, Emma dan Charlie sudah merencanakan untuk mendatangi sebuah tempat burger setelah prosesi pernikahan mereka selesai. Tempat tersebut cukup bersejarah, karena Emma dan Charlie pertama kali bertemu di situ. Anyway, Emma kabur ke tempat ini saat acara pernikahannya menjadi kacau.
Charlie on the other side, memilih untuk kembali ke apartement nya. Tapi ternyata, di sana Charlie kembali diingatkan betapa cintanya dia dengan Emma. Sampai akhirnya dia khawatir dan mencari Emma, berakhir lah dia mengunjungi tempat burger tersebut. Bertemu lah Emma dan Charlie.
Keduanya sadar bahwa ternyata mereka saling cinta, bahwa hal yang terjadi di masa lalu purely sudah lewat, dan pikiran mereka lah yang bikin hubungan keduanya jadi jauh.
Moral story: jangan terlalu caught up sama kehidupan di masa lalu, move on, jangan punya pikiran negatif di dalam otak because it will ruin you someday. Stay tuned terus di blog Beautyhaul untuk review film terbaru lainnya.