Kalau biasanya yang paling kita sering dengar tuh kandungan seperti Hyaluronic Acid atau Salicylic Acid, kali ini MinBHI mau bahas soal satu ingredient yang hampir jarang didengar tapi ternyata, ada loh! Kandungan ini dikenal sebagai Mevalonic Acid, dan bekerja dengan cara yang beda.
Ingredient ini nggak cuma menempel di permukaan, tapi bertindak sebagai "instruksi" supaya kulit bisa memproduksi kolagen sendiri. Beautyhaul Squad, MinBHI bahas lebih lengkap di bawah ini!
Apa Itu Mevalonic Acid
Menurut jurnal yang dirilis National Institutes of Health, tubuh kita, terutama hati dan sel kulit, memproduksi Mevalonic Acid secara alami dari molekul bernama Acetyl-CoA. Namun, seiring bertambahnya usia atau karena stres lingkungan, produksi kandungan ini lama kelamaan akan menurun. Itulah alasan kita membutuhkannya dari luar.
Dalam produk skincare di era sekarang, Mevalonic Acid biasanya dihasilkan melalui proses Bioteknologi (Fermentasi). Begini caranya:
- Para ilmuwan menggunakan mikroorganisme (seperti ragi atau bakteri tertentu) yang difermentasi di laboratorium untuk menghasilkan kandungan ini secara murni dan dalam keadaan yang stabil.
Bagaimana Cara Kerjanya di Kulit?
Nggak cuma sampai di bagian paling atas kulit, Mevalonic Acid bekerja sampai ke lapisan terdalam kulit. Begini proses kerjanya:
- Mengaktifkan jalur sel kulit: Begitu menyerap, Mevalonic Acid langsung menuju ke "pabrik" di dalam sel kulit. Ia menyalakan mesin yang disebut jalur metabolisme untuk memproduksi molekul-molekul penting yang biasanya berkurang seiring bertambahnya usia. In this case, it’s collagen!
- Produksi lipid mandiri: Ia memerintahkan sel keratinosit untuk memproduksi kolesterol dan asam lemak secara alami. Inilah yang membuat skin barrier jadi kuat, tapi bukan karena tumpukan krim, melainkan kulit memang memproduksi "semen" pengikat antar sel yang baru.
- Sintesis CoQ10 dari dalam: Mevalonic Acid adalah bahan dasar utama untuk membentuk sebuah enzim, yang disebut Coenzyme Q10 (CoQ10). Dengan adanya asupan Mevalonic Acid, sel kulit punya energi lebih untuk menangkal kerusakan akibat radikal bebas dan sinar UV sebelum sel tersebut rusak.
- Mempercepat komunikasi sel kulit: Ia membantu pembentukan isoprenoid, yaitu molekul yang bertindak sebagai "kurir". Tugasnya mengantar pesan antar sel. Hasilnya, saat ada bagian kulit yang rusak, sel-sel pelindung akan lebih cepat datang untuk memperbaikinya.
Kegunaan Mevalonic Acid
- Self-Hydrating: Kulit jadi mampu melembapkan dirinya sendiri tanpa terus menerus bergantung dengan produk pelembap. (eits, bukan berarti pelembap nggak dibutuhkan ya).
- Deep Regeneration: Sangat bagus untuk memperbaiki tekstur kulit yang kasar atau bekas luka yang susah hilang.
- Stronger Barrier: Membuat kulit nggak gampang merah atau iritasi karena lapisan pelindungnya yang sudah kokoh.
- Anti-Aging: Menjaga struktur kulit tetap kencang karena sel-selnya selalu beregenerasi.
Masih banyak lagi ingredients yang MinBHI pengen bahas di blog Beautyhaul. Stay tuned terus pokoknya!